FGD Peningkatan Kualitas Event di Kawasan Danau Toba

Hotel Aston (7 Feb 2020):


FGD ini dibuka oleh Direktur Pemasaran dan dihadiri oleh Kadispar se Kawasan Danau Toba, Wakil Ketua dan tim Asita Sumut, Ketua ASPII Sumut dan tim, Ketua HPI dan tim dengan narasumber Kurator dari COE Wonderful 2020 (Bapak Taufik Rahzen), Dispar Sumut ( Bapak Muchlis), Kurator Lokal (Bpk.Ombang), Direktur Pemasaran BPODT. Setelah pembukaan dilanjutkan dengan pemberian materi oleh Bapak Taufik Rahzen dengan resume pembahasan dibawah ini.


  1. Kurator Bpk. Taufik Rahzen : Penentuan Karakteristik dan Jenis Event dan Kategori Event Nasional dan Internasional di Kawasan Danau Toba.
    menciptakan sebuah festival ada 3 prinsip utama yaitu:
    • Ruang publik (Desa) berupa Upacara yang mewakili keragaman budaya Indonesia, berdasarkan keunikan ruang, topos atau geografis dan budaya leluhur atau turun temurun. Yang termasuk dalam event ini : sekaten, seren tahun, ritus Sasi, Pasola atau Perang Pandan.
    • Kala yaitu waktu yg dimiliki publik berupa : upacara sosial yang berhubungan dengan ritus waktu peralihan. Berdasarkan atas keragaman aspek waktu, Kala atau cronos. Yang termasuk dalam bagian ini : Perayaan Muharram, Pergantian Tahun, Nyepi, Waisak, Imlek atau Ramadhan.
    • Patra (Symbol) berupa : Upacara yang menampilkan simbol, Patra atau logos kebangsaan. Ritus sosial yang meneguhkan karakter budaya yang melampaui identitas lokal. Festival Kota Pusaka yang diselenggarakan secara berpindah pindah setiap tahunnya. Contoh : karnaval kemerdekaan, peringatan hari nusantara, Festival Payung, Parade Kebangsaan di Ende.
  2. Narasumber Bpk. Muklis : Peningkatan Event yg Berkualitas dan Berkelanjutan untuk Mendatangkan Wisman dan Wisnus ke Sumut. Materi diawali dengan menampilkan data jumlah wisman dan wisnus tahun 2016-2019. Dalam melaksanakan event kita harus mengetahui 5 w (why, who, when, where, dan what). Permasalahan yg sering kita liat dalam event adalah jadwal yg belum bisa ditetapkan, pembiayaan, lokasi dan jadwal event yg sering berubah juga di daerah masing2 dengan promosi yg terkendala biaya. Event yg sukses itu kita bisa lihat dari banyaknya jumlah pengunjung, acara yg dinikmati pengunjung dan pembiayaan yg dapat diminati pengunjung dan meningkatkan dengan evaluasi dari event yg sudah dilaksanakan.
  3. Kurator Bpk. Ombang Siboro : Karakteristik, pembiayaan dan event lokal dan culture event yg berkualitas dan berkelanjutan. Ketika kita akan melaksanakan event ada baiknya kita harus selektif dalam memilih lokasi dan memiliki event berkelanjutan dan dinantikan oleh pengunjung.
  4. Narasumber Bpk. Basar Simanjuntak : Penyelenggaraan dan Dukungan event di kawasan danau toba dan tata cara pengajuan dukungan event daerah. Diawali dengan materi paparan tentang aktivitas yg sudah dilaksanakan BPODT. mengusulkan peningkatan kualitas event yg harua memiliki progres.
    Rekomendasi:
    • Peningkatan kualitas event dengan melibatkan kurator.
    • Sinergi penyiapan atraksi pemanfaatan fasilitas tourism tahun 2020.
    • Musrenbang event yang melibatkan eksekutif dan legislatif sekawasan Danau Toba untuk menyusun Calender Of Event 2021 diawali rencana April 2020.
    • BPODT Akan melayangkan surat ke Bupati se Kawasan Danau Toba.
      .