Pelatihan Tari Tradisional di Desa Sigapiton

Warga Desa Sigapiton terus bergiat melakukan pembenahan menyambut ditetapkannya desa mereka sebagai desa wisata. Selain mempersiapkan infrastruktur jalan menuju desa, warga desa juga aktif berlatih tari-tarian tradisional sebagai atraksi budaya yang nanti ditampilkan ke wisatawan.

Sigapiton adalah Desa yang terletak tepat dibawah perbukitan The Kaldera, sebuah amenitas dari Toba Caldera Resort (TCR) yang dikembangkan oleh BPODT. Desa Sigapiton juga dinilai sangat menarik karena berada di tepi Danau Toba dengan pemandangan eksotis.

Pada 31 Agustus 2020, BPODT dan Pimpinan sanggar Dolok sipiak yang dipimpin oleh Corry Paroma Pandjaitan saling bersinergi dengan sanggar Dalihan Natolu Sigapiton, pelatihan ini adalah salah satu upaya pelestarian Budaya. Karena Kebudayaan adalah bagian dari peradaban Batak.

To-tor itu bukan hanya tarian. Itu adalah Doa. Doa supaya tempat ini menjadi lebih baik bagi generasi berikutnya.
Ada beberapa dasar Tor-tor yang diajarkan sebagai berikut :

1. Pelatihan budaya atau Tor-tor Batak di mulai dengan pelatihan Tor-tor (mula-mula) dimana tarian ini adalah untuk memohon kepada sang pencipta agar acara yang dijalankan pada saat itu sukses dan lancar.

2. Godang alu-alu Tu debata atau tarian pemberitahuan kepada yang maha kuasa supaya dalam acara adat diberi kesehatan, damai dan kesuksesan kedepan.

3. Gondang somba (tarian menyembah) disebut dengan tor-tor somba yaitu tarian dengan cara menyembah kepada yang maha kuasa atau dalam adat batak Tor” kepada tamu kehormatan dalam bahasa Batak dikatakan Hula-hula) dalam tarian ini tim penari harus menundukkan kepala dan melihat kebawah

Tinggalkan Balasan