Rapat dengan Komisi X DPR-RI pada Kunjungan Kerja Spesifik DPR-RI Komisi X di Danau Toba

Hotel Inna Parapat (13 Februari):


Hadir:

Komisi X DPR-RI, Staf Ahli Menteri Bidang Inovasi dan Kreatifitas , Direktur Kelembagaan Kemenparekraf , Direktur Pengembangan Destinasi Regional I Kemenparekraf, Dirut BPODT, Direktur Keuangan,Umum dan Komblik BPODT, Direktur Pemasaran BPODT, Pemprov Sumut, Bupati Kab.Dairi, Wabup Kab. Samosir, Sekda Kab.Simalungun, Sekda Kab. Karo, Sekda Kab.Humbahas, Kadispar Kab.Taput, Kadispar Kab.Tobasa, Sekda Kab.Pak Pak Bharat.


Ringkasan
Komisi X ( Sofyan Tan ):

  1. Strategi pengembangan wisata dengan meningkatkan citra melalui inovasi pemasaran dan dengan nilai tambah ekonomi kreatif.
  2. 5 Daerah Super Prioritas akan benar benar menjadi prioritas bagi Presiden dan Kunker ini dimaksudkan untuk melihat langsung pengembangan Danau Toba sebagai DSP dalam infrastruktur ,pemasaran dan pengembangan masyarakat, dalam Kunker ini Komisi X juga menyerap beberapa kesulitan atau masalah apa yang ada di Danau Toba agar dapat dibantu menyelesaikannya.
  3. Dengan digabungnya Kemenpar dan Ekraf semakin baik dan memudahkan dikarenakan di setiap bicara tentang pariwisata pasti ada pertumbuhan ekonomi kreatif yg dapat menjdi unggulan dan dapat meningkatakan pendapatan masyarakat.

Ringkasan
Staf Ahli Menteri Bidang Inovasi dan Kreatifitas:

  1. Harus ada kemampuan menawarkan ke wisatawan, pada saat datang di sajikan sambutan dan pertunjukan agar menarik
    agar dapat mewujudkan 10 Bali baru
  2. Ada program untuk mendorong dari sektor kreativ dan akan di evaluasi potensinya
  3. Harus ada keyakin akan dapat meningkatkan ekonomi dan menjadi nilai tambah
  4. Mental dari masyarakat harus di sadarkan
  5. Atraksi berskala internasioanl sudah digalakan seperti Toba Caldera World Music.
  6. Banyak sekali program dari Kemenpar untuk mendukung daerah daerah.