Rapat Pembahasan Hasil Kunjungan Delegasi Tiongkok terkait program GMF-BRI di Kalimantan Utara, Sumatera Utara, dan Sulawesi Utara

Hadir:

Konsultan CIECC, Delegasi Tiongkok, Asdep Konektivitas Infrastruktur dan Sistem Logistik Kemenko MI, Direktur Pendanaan Luar Negeri Bilateral, BAPPENAS, Deputi Direktur Promosi Wilayah Sumatera dan Kalimantan, BKPM, Bupati Tapanuli Utara, Bupati Humbang Hasundutan, Dinas Kehutanan Prov. Dinas Kehutanan Sumut, Dir. Pemasaran BPODT.

Pembahasan:

    1. Delegasi Tiongkok menjelaskan bahwa kajian akan diadakan dalam tahapan-tahapan proses yang panjang dari mulai rencana umum (visioning), rencana sarana & prasarana, rencana pengembangan industri, basic design, dan gambar kerja.
    2. Masing-masing tahapan akan dirapatkan dan disetujui kedua Negara sebelum lanjut ke tahapan berikutnya. Proses yang panjang dan rumit dimaksudkan agar hasil studi dapat dikendalikan penuh oleh pemerintah di setiap langkah.
    3. Setiap rapat, Minute of meeting setiap pertemuan termasuk pertemuan hari ini akan dibuat dengan format CIECC untuk ditandatangani pihak Tiongkok dan Indonesia
    4. Hasil kajian dari TOR yg disampaikan pihak Indonesia, dirasa ada perlu perbaikan dan penyesuaian dengan skema dan cara kerja CIECC. Misal: belum ada info insentif dan fasilitas untuk bisnis yang akan masuk ke 3 kawasan objek studi. elum ada jangka waktu studi dan timeline pengembangan. Di TOR belum disampaikan secara jelas pembagian kerja dan biaya pihak Indonesia dan China
    5. Bapak Iwan dari Bappenas menyampaikan 4 concern utama dalam pelaksanaan studi:
      • Pelibatan perusahaan (konsultan) Indonesia
      • Kepastian besarnya dan sumber biaya
      • Standardisasi studi dengan SNI
      • Timeframe
      • Rapat kerja dibagi 3 kelompok sesuai lokasi
        Kelompok Sumatera Utara fokus untuk membahas dan menyepakati TOR studi masterplan.
      • Terdapat 2 persepsi yang berbeda perihal studi ini. Pihak Indonesia melihat studi perencanaan mencakup FS, sedangkan pihak Tiongkok membatasi studi hanya Masterplan.

Beberapa Poin Bahasan TOR:

  • Judul: Masterplan Lake Toba Park
  • Lingkup Studi: 533 Ha dan 81 Ha
  • User: Kemenko MI dan Bappenas
  • Scope:
    1. Economic and Social Review
    2. Objectives, Positioning, and Principles
    3. Development suitability analysis
    4. Land use plan and zoning
    5. Green space system planning
    6. Road System Planning
    7. municipal public facilities
    8. Disaster & risk prevention
    9. environmental
    10. Design Guidelines
      • Resort
      • Landscape
      • Architecture
      • Management
  • Output:
    1. Executive Summary
    2. Investment brochure
    3. Thematic report
    4. Video (1, 3, dan 5 menit)